Ngaji dan Ijazahan Kitab Khoshoisunnabi SAW, KH. Ahmad Ali Khidlir PP An-Najah Denanyar, Jombang

 

pengasuh pondok pesantren An-Najah, KH. Ahmad Ali Khidlir

Terdapat banyak cara untuk menunjukkan rasa ta’dzim dan cinta kepada bulan kelahiran sekaligus wafatnya baginda Rasulullah SAW. Sebagaimana tahun – tahun sebelumnya, di Minggu akhir bulan Rabi’ul Awal bertepatan dengan hari Jum’at, Pondok Pesantren An-Najah Denanyar Jombang menyelenggarakan pengajian umum kitab Khosoisunnabi Shollallohu’alaihiwasallam (21/11).

Acara dimulai pagi hari tepat pukul 05.30 WIB dengan pembacaan maulid simtud duror, karangan Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi yang berpusat di Masjid putra pondok pesantren An-Najah dan menyebar sampai halaman pondok putra dan musholla pondok putri, dilanjutkan dengan lantunan sholawat diantaranya Roqqot Aina, Tholama asyku dan syi’ir kesukaan Mbah Maemun Zubair, Sarang “Sa’duna fiddunya”, dengan iringan rebana membuat suasana semakin syahdu.

Memasuki rangkaian acara inti, yakni pengajian kitab khosoisunnabi SAW. Dipimpin langsung oleh pengasuh pondok pesantren An-Najah, KH. Ahmad Ali Khidlir. Sebelum memulai pengajian, beliau bertawassul kepada auliya’illah dan poro masyayikh kemudian dilanjutkan dengan membaca istighfar bersama-sama dan diakhiri dengan menyenandungkan syi’iran tawassul karangan beliau sendiri, KH. Ali Khidlir yang dibawakan oleh grup sholawat pondok pesantren An-Najah. Berikut syi’irnya: 

 

Teks kitab Khoshoisunnabi dibacakan oleh beberapa qori’ yaitu asatidz pondok pesantren an-najah secara bergantian, kemudian pada bagian-bagian penting, KH. Ahmad Ali Khidlir memberhentikan qori’ dan menyambung dengan penjelasan-penjelasan yang berkaitan dengan teks. Qori’ mengawali dengan membacakan faedah-faedah dari kitab Khoshoisunnabi SAW.

Beliau menjelaskan, faedahnya kitab khoshoisunnabi SAW itu mencakup urusan duniawi dan ukhrowi, karena kanjeng nabi Muhammad SAW itu berkah untuk kita di dunia dan akhirat. Beliau melanjutkan dawuhnya, beberapa orang terkadang menganggap kurang baik ketika membaca sholawat diniatkan untuk urusan dunia.

“Sebenarnya kita bersholawat itu berniat untuk akhirat, akan tetapi Allah memberikan bonus kepada kita dengan dunia.”

 Beliau menambahkan, teringat dawuh Mbah Kyai Idris Marzuqi (Lirboyo) : “La seperti ini kita membaca sholawat itu, maqsudnya kita niati akhirat (niat mahabbah, niat syafa’at) tetapi, kita juga meminta bonus duniawi, agar di dunia kita juga mendapat barokahnya kanjeng nabi Muhammad SAW”.

Sebagaimana firman Allah SWT :

… رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ (البقرة :201)

Hal ini juga telah diisyarahkan pada nama Muhammad itu sendiri. Dalam lafadz Muhammad mengandung dua م. Mim yang artinya “Mulkun” (kerajaan). Mim yang pertama, artinya kerajaan di dunia, sedangkan mim yang kedua adalah kerajaan di akhirat. Adapun huruf “ح” artinya Rohmat. Dan terakhir huruf “د” artinya Dawam (kekal ; rohmatnya Allah di akhirat itu kekal). Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa rohmatnya Gusti Allah itu ada di dunia dan di akhirat dan pintunya melalui kanjeng Nabi Muhammad SAW.

Sebagaimana juga disebutkan dalam kitab Dalailul Khoirot :

“اللهم صل على سيدنا محمد حاء الرحمة، وميم الملك ودال الدوام السيد الكامل الفاتح الخاتم…الخ”

Dawuh Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki dalam kitabnya, Dzakhoir yang artinya :

“Memandang segala nikmat yang dirasakan oleh muslim bahwa itu anugerah nabi SAW itu adalah hal yang wajib”.

“Semoga kanjeng Nabi Muhammad SAW mengakui kita sebagai umat-Nya. Aamiin”. Dawuh KH. Ali Khidlir yang diamini para jama’ah.

Rangkaian acara pengajian diakhiri dengan pembacaan mahallul qiyam, dilanjutkan dengan do’a maulid simtud duror dan makan bersama.

Semoga dengan lantaran kitab khosoisunnabi ini, Allah SWT memberikan kemanfa’atan kepada kita, anak cucu kita, kepada seluruh umat Islam di dunia dan di akhirat. Amiin. (Silmi Maulidya)

2 thoughts on “Ngaji dan Ijazahan Kitab Khoshoisunnabi SAW, KH. Ahmad Ali Khidlir PP An-Najah Denanyar, Jombang

  • November 29, 2019 at 11:21 pm
    Permalink

    Sering2 nulis kek gini ya mbk .. Barokah manfaat

    Reply
    • November 30, 2019 at 8:39 am
      Permalink

      Alhamdulillaah…
      Terimakasih, mbak 🙂

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: